Selasa, 19 Oktober 2010

MACAM FORMAT AUDIO

Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musikanalog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu

  • MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.

  • WAV

WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.

Wav merupakan bentuk format file suara tanpa kompresi. Format ini menyimpan semua detil suara yang biasanya berupa dua kanal suara, 44100hz sampling rate, 16 bit setiap sample. Wav biasanya menyimpan format PCM yang juga merupakan format standar audio untuk CD. Tetapi audio CD tidak memakai format wav melainkan memakai red book audio format. Tetapi karena memakai format PCM maka data yang disimpan sama hanya berbeda pada headernya.

Karena tidak di kompresi maka absennya suara tidak menjadikan ukuran file berubah tidak seperti format lossy. Tetapi wav masih sering digunakan sebagai master record karena kualitasnya yang maksimal.

Permasalahan pada format ini adalah besarnya ukuran file yang mencapai 10 MB untuk setiap menit suara yang disimpan. Oleh karena itu dicarilah metode kompresi yang dapat secara signifikan mengurangi ukuran dari format ini serta mempertahankan kualitasnya. Terdapat berbagai macam format kompresi suara saat ini, dapat berupa lossless maupun lossy. Losslessberarti dapat dikembalikan dengan sempurna kepada bentuk aslinya, sedangkan lossy tidak karena bentuk lossy menghilangkan detil-detil yang kurang signifikan dalam suara tersebut.

  • AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

AAC merupakan format kompresi lossy yang dibuat untuk menggantikan MP3 tetapi sejak mendapatkan industri standar pada tahun 1999 bentuk format ini masih belum banyak digunakan dibandingkan dengan MP3. Dengan dikembangkannya format AAC, seharusnya kelemahan MP3 pada bitrate rendah dapat dikurangi. Format yang digunakan adalah LC AAC, pemilihan penggunaan format ini dibandingkan HE-AAC ataupun HE-AACv2 adalah karena kedua bentuk formt ini adalah pengembangan dari LC AAC. HE-AAC merupakan pengembangn menggunakan Spectral Band Replication, suatu teknik yang memproduksi frekuensi tinggi dari data frekuensi rendah tiap frame. Sedangkan HE-AACv2 merupakan pengembangan lebih lanjut untuk Parametric Stereo, Sebuah teknik yang akan menggabungkan suara pada kedua channel menjadi satu kanal mono dan menambahkan info Parametric Stereo yang merupakan info kanal kiri dan kanal kanan.

Pada AAC encoder akan mengambil sebanyak 1024 sample untuk tiap frame dan channel untuk signal dengan banyak detil dan 128 sample untuk sinyal yang memiliki sedikit detil. Kemudian dari sampel ini dihilangkan bagian yang kurang signifikan pada manusia, bagian yang dihilangkan inilah yang menyebabkan AAC termasuk kompresi lossy. Setelah itu dilakukan kompresi lossless untuk menghilangkan bagian yang masih ada redundansi.

  • WMA

Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung olehperanti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.

  • Ogg Vorbis

Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.

Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.

  • Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

  • MIDI

Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.


KEUNGGULAN

Musik dalam format digital memiliki beberapa keunggulan dibanding musik dalam medium konvensional, yaitu :

  • format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan
  • kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu
  • proses penjualan dengan pendekatan single atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD

KEKURANGAN

Dengan segala kelebihannya, musik digital memiliki beberapa kekurangan juga yaitu :

  • kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan
  • penyebaran musik digital di Internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label.




Senin, 01 Februari 2010

KOMPETENSI KEAHLIAN MULTIMEDIA
DAFTAR KOMPETENSI KEJURUAN (DKK) DAN KOMPETENSI KEJURUAN (KK)
SMK NEGERI 1 CILACAP


BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA
KOMPETENSI KEAHLIAN : MULTI MEDIA

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN (DKK)

1. Merakit personal computer(P.Bambang Irawan)
1.1 Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi
1.2 Melakukan instalasi komponen PC
1.3 Melakukan keselamatan kerja dalam merakit komputer
1.4 Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan Aktifasi komponen sistem operasi
1.5 Menyambung periferal menggunakan Software
1.6 Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan periferal.

2. Melakukan instalasi sistem operasi dasar(P.Bambang Irawan)
2.1 Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi
2.2 Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
2.3 Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
2.4 Melakukan troubleshooting.

3. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)(P.Bambang Irawan)
3.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.2 Melaksanakan prosedur K3
3.3 Menerapkan konsep lingkungan hidup
3.4 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

3. KOMPETENSI KEJURUAN (DKK) MULTIMEDIA (072)
1. Memahami etimologi multimedia(P.Untung Supriyono)
1.1 Mendeskripsikan tentang multimedia
1.2 Menjelaskan multimedia content production
1.3 Menjelaskan multimedia communication.

2. Memahami alir proses produksi produk multimedia(P.Untung Supriyono)
2.1 Menjelaskan proses pre production multimedia
2.2 Menjelaskan proses production multimedia
2.3 Menjelaskan proses post production multimedia.

3. Merawat peralatan multimedia(P.Bambang Irawan)
3.1 Menjelaskan langkah-langkah perawatan peralatan multimedia
3.2 Melakukan perawatan peralatan multimedia
3.3 Membuat kartu perawatan peralatan multimedia.

4. Mengelola isi halaman web(B.Ari Triyanti)
4.1 Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency
4.2 Memeriksa links dan navigasi
4.3 Mengedit informasi sesuai kebutuhan
4.4 Menguji dan memastikan perubahan perubahan.

5. Menerapkan teknik pengambilan gambar produksi(P.Yuliatmoko)
5.1 Menjelaskan prosedur pengoperasian kamera video
5.2 Mengoperasikan kamera video
5.3 Mengisi dan merawat battery selama pengambilan gambar
5.4 Mengoperasikan kamera
5.5 Menata kabel-kabel kamera
5.6 Mengoperasikan clapper board.

6. Menerapkan prinsip-prinsip seni grafis dalam desain komunikasi visual untuk multimedia(P.Untung Supriyono)
6.1 Menjelaskan kaidah estetika dan etika seni grafis (nirmana)
6.2 Membuat sketsa
6.3 Menggambar perspektif
6.4 Menggambar objek
6.5 Menggambar ilustrasi.

7. Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi(P.Sulistyono)
7.1 Menjelaskan syarat animasi
7.2 Membuat gambar kunci
7.3 Mengatur dan melengkapi gambar kunci.

8. Menguasai cara menggambar clean-up dan sisip(P.Sulistyono)
8.1 Mendeskripsikan gambar yang asli
8.2 Membuat gambar-gambar asli
8.3 Mendeskripsikan gambar tiga dimensi
8.4 Membuat gambar tiga dimensi.

9. Menguasai dasar animasi stop-motion (bidang datar)(P.Sulistyono)
9.1 Mendeskripsikan syarat-syarat animasi
9.2 Membuat model warna dan tempat warna.

10. Menggabungkan teks kedalam sajian multimedia(P.Yuliatmoko)
10.1 Menggunakan software teks multimedia
10.2 Mendesain teks multimedia.

11. Menggabungkan gambar 2D kedalam sajian multimedia(P.Yuliatmoko)
11.1 Mengedit gambar digital
11.2 Menggunakan software grafik multimedia 2D
11.3 Menciptakan design grafik Multimedia 2D
11.4 Menampilkan karya seni digital 2D.

12. Menggabungkan fotografi digital kedalam sajian multimedia (P.Yuliatmoko)
12.1 Menggunakan kamera digital
12.2 Menggabungkan foto digital kedalam rangkaian Multimedia
12.3 Menciptakan susunan karya seni foto digital dan grafik 2D.

13. Menggabungkan audio ke dalam sajian multimedia
13.1 Menjabarkan format audio digital
13.2 Menggunakan software audio digital
13.3 Merancang audio digital
13.4 Membangun track audio digital.

14. Membuat story board aplikasi multimedia(P.Yuliatmoko)
14.1 Mengidentifikasi kebutuhan
14.2 Merencanakan alur isi story board
14.3 Medeskripsikan proses pelaksanaan dalam story board.

15. Memahami cara penggunaan peralatan tata cahaya.
15.1 Menjelaskan dasar tata cahaya
15.2 Menjelaskan efek cahaya
15.3 Menyiapkan operasi lighting

16. Menerapkan efek khusus pada objek produksi
16.1 Mengidentifikasikan materi penunjang efek khusus
16.2 Menginstallasi software efek khusus
16.3 Membuat efek khusus pada obyek.

17. Menyusun proposal penawaran(P.Bambang Irawan)
17.1 Menganalisa syarat-syarat proyek
17.2 Mengidentifikasi keterampilan yang sesuai dengan persyaratan laporan
17.3 Membuat rancangan biaya biaya dan sumber sumber yang ada
17.4 Membuat proposal
17.5 Membuat pengajuan permohonan tender.



Selasa, 26 Januari 2010

TUGAS PA MOKO

SOAL !

1. Menu apa saja yang terdapat pada kamera GR-D870 ?

2. Bagaimana langkah membersihkan head kamera ?

3. Berapa zoom yang ada pada kamera GR-D870 ?

4. Ada berapa konektor yang bisa terhubung dengan kamera GR-D870 ?

5. Bagaimana langkah memasukan kaset miniDV yang benar ?

JAWAB :

I. Menu yang terdapat dalam kamera GR-D870 :

1. 1/6-inch 800k pixel CCD

2. 35X Optical Zoom/800x Digital zoom

3. 2.7 Inch Wide Clear LCD Monitor

4. DV In/out

5. Memory card slot for SD/MMC

6. Remote Control Provided

7. Konica Minolta Lens

8. Digital Still Function

9. Dual Recording Capability

10. Auto LCD Backlight Control

11. New On-Screen Display

12. 3 Dimension Noise Reduction ( 3D NR )

13. Stick Control

14. Auto illumi.light

15. Data Battery

16. Power-Linked Operation

II. Langkah membersihkan head kamera :

1. Cleaning tape digunakan dengan durasi tidak lebih dari 10 detik dalam posisi record. Jangan menggunakan cleaning tape untuk waktu lebih dari 10 detika karena akan memperpendek usia head drum anda.

2. Cleaning tape yang anda miliki tampaknya tidak memerlukan cairan (semprot). Untuk DV camcorder, cara membersihkan head drum dengan disemprot mohon dihindari karena dapat merusak head drum.

III. Zoom yang terdapat dalam kamera GR-D870 yaitu 35x Optical Zoom / 800x Digital Zoom

IV. Konektor yang bisa terhubung dengan kamera GR-D870 :

1. Port audio – video – video

2. Port Speaker Input

3. Port Speaker Output

V. Cara memasukan miniDV yang benar adalah :

1. Tekan dan dorong tombol tempat kaset,kemudian buka

  1. Tunggu hingga bagian dalam tempat kaset diletakkan terbuka dan muncul
  2. Letakkan Mini DV ke dalam tempat kaset(jgn sampai terbalik)
  3. Tekan bagian dalam tempat kaset dan tunggu hingga turun kebawah
  4. Kemudian tutup tempat kaset

Minggu, 22 November 2009

COSPLAY

Kemarin, hari Minggu, 22 November 2009 tepatnya di Tennis Indoor Cilacap, Politeknik Cilacap mengadakan Pekan Kebudayaan Jepang. Acara Mulai tepat pukul 08.00. But, karena ada something jadinya mulur sampai sekitar jam 9.00 - 09.30 pagi.


Pertama kali masuk, saya bingung. ni lewat pintu mana ya masuknya? akhirnya saya tanya sama mba2 yang ada disitu "Maaf Mba,. ini acara yang Festival Jepang itu Yah?" trus mbanya bilang gini " iYa,mba nya mau talk show?" saya jawabnya gini " iya Mba, " Mba nya jawab lagi "
Oh, kalau mau ikut talk show Mba nya harus daftar dulu ke tempat di belakang saya"

lalu akhirnya saya dan teman saya yang bernama Ambar mendaftar ikut talkshow. Ada lagi kejadian yang cukup memalukan. Kenapa? kalian tau? biaya pendaftaran ikut talkshownya Rp35.000,00 nah kebetulan waktu itu saya cuma bawa uang Rp 25.000,00 akhirnya di talangi dulu sma uangnya temenku. ( hhahahaha)

Setelah masuk kedalam ruangan, saya duduk di barisan Undangan Manejemen,! " Wahh!! kita salah tempat duduk ya?" "iyya bener banget! pindah yuh,,!" "ah ...ga lah udah PW, biarin aja" akhirnya saya putuskan untuk duduk di barisan tamu Undangan Manajemen. Acara pertama itu bnyak banget ceramah tapi lumayan dapet ilmu dan wawasan banyak banget. Apalagi masukan untuk mencari Pekerjaan dan Lapangan Kerja di tahun yang bisa disebut Tahun Modern.

Tak disangka saya dan teman saya bertemu dengan guru Produktif kami, Pak Bambang Irawan dan Pak Yuliatmoko. Senangnya ketemu beliau. kami langsung duduk di belakang mereka dan memperhatikan ceramah dan masukan dari para MOderator.

Sekitar jam 12 lewat berapa gitu .. waktunya istirahat. Dan saat itu saya dan teman saya putuskan untuk balik ke rumah untuk ishoma. Setelah selesai Ishoma sekitar jam 13.30 saya dan teman saya berangkat lagi ke Indoor, acara ternyata udah dimulai lagi. Saya dan teman saya ketinggalan nonton TAIKI ( Bedug Jepang ) . dan saat kita masuk, ada ibu2 datang menghampiri kami "Mba2, udah makan belum?" saya dan teman saya langsung tengok tengokan. Lalu saya dengan jujurnya menjawab " Belum Bu..." ( hahhahaha... memalukan yah? ) lalu ibunya bilang gini " yau dah sini makan dulu. masih banyak ko. gratis lagi. AYO sini mba .. makan." dengan malu malu mau akhirnya saya dan teman saya masuk dan ambil mangkok.


Setelah selesai makan, kami masuk dan acara yang sedang berlangsung adalah tari Bon Odori . dengan gaya mirip photographer profesional ( wkwkwkwk ) kita ambil kamera masing2 lalu... cekrek cekrek... wuaa,, bencana mulai datang. kakiku keinjek injek. badanku kesenggol senggol.. lalu setelah kena bencana tersebut terdengar suara " Eh,, maaf2 Mba.. " atau tidak " Maaf Mba " atau lagi " Maaf "....huftt,,,, iyya aku maafin,, namanya juga lagi acara gitu .. ya maklum aja sob,,,
acara kedua yaitu Cosplay... wuuaaa keren banget! tak bisa diungkapkan dengan kata kata ( LEBBAYYY ) hhahaha....
kayak gambar di bwah ini ni,,,



selesai cosplay,, kita balik .... n kehujanan,,,,,,
tmbah pengalaman lgi nih,,, makasih buat yang ngadain acara ini..,. thanks Poltek Cilacap

Sabtu, 03 Oktober 2009

Komponen Kamera Digital

1. Komponen kamera digital

1. 1. Sensor kamera


Sebuah kamera digital SiPix dekat sebuah kotak korek api untuk membandingkan besarnya.

Sensor kamera adalah sensor penangkap gambar yang dikenal juga sebagai CCD (Charged Coupled Device) dan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) yang terdiri dari jutaan piksel lebih.

Sensor ini berbentuk chip yang terletak tepat di belakang lensa. Semakin banyak pixel yang ditangkap, semakin detail gambar yang dihasilkan.

1. 2. Layar LCD

Layar LCD (LCD display) adalah layar kecil pada kamera digital yang bermanfaat untuk melihat seperti apa bidikan yang ditangkap oleh sensor CCD. Hasil yang ditunjukkan pada layar LCD lebih akurat dibandingkan hasil yang diperkirakan dalam kamera konvensional yang sering berbeda.

Layar LCD juga bisa membantu untuk melihat hasil foto secara instan setelah gambar diambil, hal ini memudahkan untuk mengkoreksi langsung hasil foto untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

1. 3. Media penyimpanan

Salah satu komponen yang sangat berperan adalah media penyimpanan. Media ini dapat berupa compact flash, memory stick, dan sebagainya. Pada umumnya media penyimpanan memiliki kapasitas penyimpanan gambar dalam jumlah besar sesuai dengan kapasitas memori yang dimiliki.

Kapasitas gambar pada setiap media juga ditentukan dengan kapasitas resolusi dari masing-masing gambar yang dihasilkan. Semakin tinggi resolusi CCD, semakin besar ukuran ruang untuk menyimpan berkas yang dibutuhkan dalam media penyimpan.

2. KAMERA DIGITAL

Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital.

Karena hasilnya disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus diolah menggunakan pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak yang daat membaca media simpan digital tersebut.

Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan penyuntingan warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan dengan relatif lebih mudah daripada kamera manual.

Jenis kamera digital

Pada dasarnya kamera digital dapat dikategorikan dalam 2 jenis.

  1. Kamera saku digital (digital pocket camera)
  2. Kamera digital SLR (Digital Single Lens Reflect (SLR) Camera)

Referensi

  • Wahana Komputer: Pemanfaatan Kamera Digital dan Pengolahan Imagenya, 2005. Penerbit Andi.
  • R. Amien Nugroho, Kamus Fotografi.

Kamera digital bisa memiliki banyak fungsi dan alat yang sama dapat menyimpan foto, gambar video, ataupun rekaman suara.

Klasifikasi

Kamera digital dapat dibagi menjadi beberapa grup:

Kamera video

  • Kamera video profesional seperti yang digunakan dalam pembuatan acara televisi dan film. Biasanya alat ini memiliki beberapa sensor gambar (satu untuk setiap warna) untuk meningkatkan resolusi dan gamut warna.
  • Camcorder digunakan para amatir. Ini merupakan gabungan antara kamera dan VCR untuk menciptakan unit produksi yang sudah terintegrasi. Mereka biasanya termasuk mikrofon dan LCD kecil.

Kamera diam

Kamera diam digital (bahasa Inggris: digital still camera)adalah kamera yang digunakan untuk menangkap gambar diam. Biasanya golongan ini dibagi lagi menjadi tiga kelompok:

  • Kamera digital kompak atau kamera saku: Ini merupakan kamera digital yang paling umum, dan paling mudah digunakan, karena fungsinya yang serba otomatis, dengan bentuk yang kecil dan mudah dibawa. Rata-rata kamera jenis ini, pada zaman sekarang, juga sudah dilengkapi fitur-fitur seperti kamera SLR atau prosumer, dan sudah bisa digunakan untuk zoom (jarak jauh) maupun makro (jarak dekat).
  • Kamera digital prosumer: Merupakan kamera digital kelas menengah dengan fungsi yang hampir menyerupai SLR, biasanya bentuknya sudah mirip SLR, namun dengan berat lebih ringan dan lebih kecil. Kamera jenis ini, lensanya tidak bisa diganti-ganti sesuai dengan kebutuhan, namun sudah dilengkapi dengan lensa tetap seperti fungsi zoom yang lebih jauh dibanding kamera saku (sampai di atas 10x), foto makro, dll.
  • SLR digital biasanya memiliki sensor sembilan kali lebih besar dari kamera digital standar[rujukan?], dan ditujukan untuk para fotografer profesional dan pehobi serius. Lensa kamera SLR dapat diganti-ganti sesuai keperluan. Biasanya, produsen sudah menawarkan lensa standar (lensa kit), namun berbagai jenis lensa juga dijual secara terpisah, sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Kamera jenis SLR masih terbagi dari dua jenis, yakni SLR untuk sekedar hobi, atau SLR untuk pemakaian profesional murni yang tentunya kualitas hasil di atas kamera SLR hobi, tentunya tingkat harganya juga berbeda. Untuk kelas kamera SLR sendiri, menurut tingkat kualitas dan harganya juga sangat beragam. Termurah, berkisar 5-6 juta, kemudian puluhan juta, bahkan sampai ratusan juta rupiah seperti kamera merk Hasselblad.

;;

Template by:
Free Blog Templates